Untuk Mamaku Tersayang,
Hai Mama! Apa kabarmu di pagi yang cerah ini? Aku harap, kau selalu memancarkan senyum manismu. Meskipun hari ini terasa sangat hangat, tapi tak sehangat ketika kau memelukku.
Aku sangat bahagia karena kau selalu ada disisiku. Selalu mendampingiku. Selalu menyayangiku dengan percikan kasihmu yang menyejukkan kalbuku. Sangat terasa kasih sayangmu sepanjang masa yang takkan tergantikan oleh apa pun.
Beberapa hari yang lalu, engkau bertambah umur. Aku tak sempat memberikan apa pun untukmu. Bahkan, aku pun lupa akan hari ulang tahunmu itu.
Dan di hari ini, di hari Ibu ini, aku hanya bisa memberikan setangkai bunga mawar untukmu. Hanya inilah yang dapat kuberikan untukmu, Ma. Sebagai tanda tulusnya kasih sayangku untukmu.
Kalau dibandingkan dengan ketulusanmu mencitaiku selama ini, bunga ini tidak akan bisa menandingi semua itu. Bahkan, besarnya bumi ini, tak dapat menandingi besarnya kebesaran hatimu menerimaku apa adanya selama ini.
Kala kuingat perjuanganmu melahirkanku, akau serasa ingin menangis. Tak bisa kubayangkan, betapa kuatnya dirimu. Sabar dan tabah dalam menjalani hari-harimu. Mama, betapa banyaknya rintangan yang sudah kau hadapi. Melahirkan, merawat, dan berusaha menjagaku selama ini.
Mama, aku hanya ingin kau tahu, betapa aku menyanyangimu. Meskipun aku sering membuatmu sebal ataupun kesal. Tapi, di dalam lubuk hatiku yang paling dalam, aku sangat-sangat menyayangimu, mencintaimu, merindukanmu, bahkan aku pun tak bisa hidup tanpamu.
Kuharap, kau tidak memandang sebelah mata pemberianku ini. Aku juga berharap, aku bisa membuatmu senang dengan pemberianku ini. Semoga, aku bisa membuat hati kecilmu selalu bahagia dan memekarkan bunga di hatimu.
Ma, hanya satu yang ingin kuungkapkan padamu. “I will always love you, Mom! And Happy Mom Days!”
Kamis, 22 Desember 2011
Anakmu tercinta,
Fitriatul Awaliyyah
Thanks for reading, and always keep follow guys!
No comments:
Post a Comment